Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bank Indonesia akan tetap aktif di pasar valuta asing setelah pelemahan rupiah,
Saturday, 30 August 2025 05:45 WIB | ECONOMY |Asia

Bank Indonesia akan tetap aktif di pasar valuta asing untuk menstabilkan rupiah, demikian pernyataan bank sentral pada hari Jumat, sementara regulator bursa saham mengatakan fundamental pasar tetap kuat meskipun terjadi penurunan harga yang tiba-tiba.

Rupiah melemah hampir 1% pada hari Jumat ke level terlemahnya sejak 1 Agustus sebelum kembali menguat. Indeks saham turun hingga 2% hingga mencapai titik terendah sejak 12 Agustus.

Bank Indonesia (BI) akan terus mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan rupiah dengan melakukan intervensi di pasar forward non-deliverable luar negeri dan dalam negeri serta pasar spot, kata Erwin Gunawan Hutapea, kepala departemen moneter bank tersebut.

Bank Indonesia juga akan terus membeli obligasi pemerintah di pasar sekunder, ujarnya kepada Reuters.

Erwin tidak menjelaskan lebih lanjut penyebab pelemahan rupiah pada hari Jumat.

Menanggapi penurunan 2% di pasar saham, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, mengatakan kepada Reuters bahwa fundamental pasar tetap kuat dan koreksi teknikal merupakan hal yang wajar.

Pernyataan dari kedua otoritas tersebut muncul setelah protes mahasiswa selama beberapa hari terhadap gaji anggota DPR, yang dimulai pada hari Senin.

Para mahasiswa diperkirakan akan kembali turun ke jalan pada hari Jumat setelah seorang pengendara sepeda motor tewas dalam bentrokan dengan polisi sehari sebelumnya.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS